doomfusion- Menurut laporan dari The Information,
salah satu pembuat custom ROM Android terbesar, Cyanogen Inc., menolak untuk
bergabung dengan Google. Kabar ini diungkapkan oleh CEO Cyanogen Kirt McMaster
usai pihaknya menolak tawaran dari SVP Google Sundar Pichai.
Alih-alih memilih
untuk bergabung dengan Google, Cyanogen dikabarkan akan berfokus untuk
mendapatkan investasi lebih untuk mengejar target valuasi 1 milar dollar AS.
Target yang cukup tinggi mengingat tahun lalu Cyanogen baru mendapat investasi
sebesar 30 juta dollar AS saja. Apalagi, sebagai perusahaan yang tidak terlalu
banyak mendapatkan pemasukan, akan menjadi misi yang lumayan sulit untuk
mendapatkan investasi sebesar itu.
Langkah ini pun
tergolong cukup berani mengingat tentu saja hampir semua startup di
dunia ini ingin bergabung dengan Google. Namun sebagai “sistem operasi” yang
bisa dibilang lebih terbuka dibanding Android, Cyanogen terbilang memiliki
basis penggemar yang kuat.
Untuk mendapatkan
pemasukan, Cyanogen baru saja mengikat kontrak dengan Micromax asal India untuk
membuat ponsel pintar berbasikan ROM Cyanogen. Micromax akan menjadi vendor
ponsel kedua yang menjalin kontrak untuk membuat smartphone berbasis Cyanogen
setelah sebelumnya vendor baru OnePlus telah menjalin hubungan terlebih dahulu.
(Engadget)

0 komentar :
Posting Komentar